Untuk menjadi pencinta kopi sejati, menurut saya “wajib” hukumnya belajar tentang kopi itu sendiri. Menurut istilah saya kalau mau menjadi master harus berguru dulu ke guru yang tepat. Tapi ambil S1 aja dulu deh sebelum ambil Master hehehe… OK, kali ini saya akan sharing pengalaman “spiritual” saya yaitu kegiatan Coffee Cupping di salah satu tempat coffee shop di daerah kemang, Caswell’s .
Apa itu Coffee Cupping?
Coffee Cupping adalah suatu kegiatan mencoba cita rasa suatu produk kopi untuk mengetahui kualitas kopi tersebut dengan cara memberikan penilaian. Kegiatan penilaian ini dilakukan dangan cara Mencium (Sniffing), Menyeruput (Slurping), dan Meneguk (Swallowing) kopi tersebut. Jadi sebelum anda melakukan kegiatan ini pastikan anda tidak Flu, Sariawan atau Radang tenggorokan, OK….
Kegiatan Coffe Cupping ini biasanya dilakukan oleh para coffee expert dan juga pencinta kopi di seluruh dunia. Bagaimana di Indonesia? saya sendiri belum survey mengenai hal ini. Namun saya yakin hal ini juga telah dilakukan di Indonesia.
Continue Reading ->

Saya tidak pernah menyangka pada akhirnya saya menggemari minuman yang satu ini. Saya bukan perokok apalagi pengganja namun minuman yang satu ini telah merasuki kehidupan saya tiga bulan belakangan ini.
Sejarah Minum Kopi.
Back to 2000, ketika pertama sekali saya menginjakan kaki di bumi Serambi Mekkah, Banda Aceh. Ketika itu saya berliburan dengan Istri (masih calon istri sih waktu itu). Kebetulan saya menginap di kos-kosan adik istri saya si Oddy. Oddy inilah yang pertama sekali mengenalkan saya dengan Kopi Aceh. Setiap pagi sebelum jalan-jalan pasti kami mampir di sebuah Kedai Kopi sederhana di pinggir jalan (saya lupa nama tempatnya). Diceritakan juga oleh saudaraku ini, bahwa orang Aceh mempunyai kultur menyeruput kopi di kedai kopi. Disanalah tempat mereka berdiskusi mulai dari masalah politik sampai dengan kehidupan. Namun ketika itu saya belum menikmati “roh” dari kopi itu karena memang masih coba-coba dan belum serius.
Continue Reading ->
Mungkin pada suatu ketika (ceilah..) anda pernah jalan-jalan ke mall, di salah satu pojok mall terlihat orang sedang asyik membuat sketsa gambar atau foto seseorang .
Hmm… boleh juga nih orang pikir saya, hebat euy realistis banget gambarnya. Saya tanya-tanya ke orangnya berapa lama sih.. membuat sketsa seperti ini? Jawabnya, bisa sehari dua hari bergantung juga dari ukuran gambar. Kalo harga? perkiraan kira-kira 500rb-1,5jt an bergantung juga dari ukuran sketsa.
Wah… kantong lagi cekak nih hahaha… ya sudahlah kapan-kapan aja. Tapi saya jadi penasaran pengen buat sendiri, tentu saja dengan digital art, menurut pikiran saya bisa tuh pake Photoshop di Windows atau Gimp di Windows/Linux. Nah kalo di Linux pake Gimp lebih asyik. Kalo di Windows… hmm Photohop lebih asyik. Ya sutralah tinggal pilih mau pake Photoshop dan Gimp. Tapi lihat dulu hasilnya dibawah….
Sumber bacaan untuk latihan dapat di baca di:
1. Photoshop – http://www.heathrowe.com/tuts/sketch.asp
2. Gimp – http://www.gimp.org/tutorials/Photo_To_Sketch/
Hasil latihan:
1. Menggunakan Photoshop

2. Menggunakan Gimp

Kadang-kadang teknik yang digunakan di Photoshop dapat digunakan di Gimp. Malah saya bilang bukan kadang-kadang hampir semuanya dapat dilakukan di Gimp. Nah tinggal pilih pake Photoshop atau Gimp… saya prefer Gimp.
Apa hubungan berkebun dengan hilangnya stress? saya juga sedang menyelidikinya dan masih bertanya di blog ini. Belum sempat saya cari di google untuk survey. Pada saat berkebun stress dan beban pikiran itu terasa hilang saat kita sedang konsentrasi mengutak-atik tanaman. Warna hijau dari daun dan bunga-bunga yang berwarna-warni meregangkan otot-otot mata kita.
Waktu yang tepat melakukan kegiatan ini menurut saya adalah pada saat pagi hari setelah subuh. Udara yang segar dan sejuk serta bersinarnya cahaya matahari menit demi menit yang terbit dari ufuk timur memberikan energi yang luar biasa ketika melakukan kegiatan ini.
Berkebun yang saya lakukan disini yaitu kegiatan “meracik” media tanam untuk tanaman yang terdiri dari pakis, sekam dan pupuk; memotong dahan, membentuk adenium ala bonsai, sampai dengan kegiatan menyiram tanaman. Apalagi kegiatan ini dilakukan setelah meyeruput segelas kopi panas, anda bayangkan sendiri.
Mungkin Anda pernah merasakan hal yang sama seperti saya… jika ya.. berarti berkebun merupakan salah satu alternatif melepas stress… dan yang pasti adalah juga merupakan kegiatan olahraga ringan di pagi hari.

Akhir-akhir ini saya sedang keranjingan dengan foto-foto atau yang lebih dikenal dengan fotografi. Sebenarnya hobi saya ini sudah dimulai sejak saya kecil. Kebetulan Ayah saya juga senang dengan fotografi. Saya ingat betul dengan merek Canon yang Ayah saya miliki pada waktu itu (yang menurut saya sudah canggih) namun saya lupa dengan tipe Canonnya, so pasti jenisnya bukan DSLR la ya hehehe…
Beberapa bulan yang lalu saya membeli digital camera dengan merek yang sama, tujuannya yaitu mengembakan hoby fotografi yang selama ini terpendam. Tadinya ingin sekali membeli Digital SLR namun karena budget terbatas maka diputuskan membeli Digital Pocket lagipula istri saya juga bisa pakai karena bentuknya yang compact dan ringan. Tipe yang saya beli adalah Canon Digital Ixus 900Ti (SD900). Menurut saya hasilnya lumayan sudah OK buat saya yang masih amatiran hihihi… nanti deh saya belajar biar menyaingi fotogrfer pro seperti Darwis Triadi, mimpi kali ye….
Untuk menyimpan hasil-hasil foto saya biasanya saya simpan di Friendster, Flickr, Picasa atau Photobucket. Tapi belakangan ini saya lebih suka menggunakan Flickr dari Yahoo karena menurut saya lebih simple. Bagi yang mau melihat hasil jepretan saya bisa dilihat di Flickr http://www.flickr.com/photos/edwinlab . Bagi teman-teman yang sharing link foto boleh juga nih mau lihat foto-fotonya.

Froth Cappucino (someday will make this one)
Kali ini saya ingin menyajikan hidangan buka puasa yang saya coba racik sendiri yang saya beri nama Muantappuccino Cokelatte™ a la Edwin (non froth). Hidangan ini akan terasa muantab jika disajikan dengan 2 batang coklat twister. Hmmm nyummi…
Bahan:
1 teaspoon kopi arabica serbuk
2 teaspoon cokelat serbuk
2 teaspoon creamer serbuk
3 teaspoon gula
Cara Membuat:
Panasakan air sampai mendidih. Masukan kopi, coklat, creamer dan gula ke dalam cangkir sedang 150ml. Tuangkan air panas ke dalam cangkir. Aduk hingga rata. Sajikan untuk satu orang.
Selamat mencoba!!!
NB. Gambar belum ada karena belum punya kamera digitalnya
Recently, I am studying using Coreldraw X3 to draw a vector image. Fuih.. its took 1 hour to draw this, unbelievable. Slowly but sure I am already familiar with Shape Tool, Transparency Tool and Interactive Fill Tool and still keep going to learn using others technique. Below is my first design using Coreldraw X3. Only my name…. the colourful things. Will keep practice!!!

My first design using CorelDrawX3
Judul Buku: 20 total tutorial – Macromedia Director
Penulis: Hendi Hendratman ST
Penerbit: Informatika
Halaman: 332