<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>EdwinLab &#187; Hobby</title>
	<atom:link href="http://edwin.maolana.web.id/category/hobby/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://edwin.maolana.web.id</link>
	<description>My thoughts, life and notes online...</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Feb 2010 12:20:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<!-- podcast_generator="podPress/8.8" -->
		<copyright>&#xA9; </copyright>
		<managingEditor>edwin.maolana@yahoo.co.id ()</managingEditor>
		<webMaster>edwin.maolana@yahoo.co.id()</webMaster>
		<category></category>
		<itunes:keywords></itunes:keywords>
		<itunes:subtitle></itunes:subtitle>
		<itunes:summary>My thoughts, life and notes online...</itunes:summary>
		<itunes:author></itunes:author>
		<itunes:category text="Society &amp; Culture"/>
		<itunes:owner>
			<itunes:name></itunes:name>
			<itunes:email>edwin.maolana@yahoo.co.id</itunes:email>
		</itunes:owner>
		<itunes:block>No</itunes:block>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:image href="http://edwin.maolana.web.id/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress_large.jpg" />
		<image>
			<url>http://edwin.maolana.web.id/wp-content/plugins/podpress/images/powered_by_podpress.jpg</url>
			<title>EdwinLab</title>
			<link>http://edwin.maolana.web.id</link>
			<width>144</width>
			<height>144</height>
		</image>
		<item>
		<title>Coffee Cupping</title>
		<link>http://edwin.maolana.web.id/coffee-cupping/</link>
		<comments>http://edwin.maolana.web.id/coffee-cupping/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 02:32:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maolana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobby]]></category>
		<category><![CDATA[Interestes]]></category>
		<category><![CDATA[aceh]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu cupping]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[coffee]]></category>
		<category><![CDATA[coffee cupping]]></category>
		<category><![CDATA[cupping]]></category>
		<category><![CDATA[cupping kopi]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia coffee]]></category>
		<category><![CDATA[jawa]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[kopi indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[medan]]></category>
		<category><![CDATA[rasa kopi]]></category>
		<category><![CDATA[toraja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edwin.maolana.web.id/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Untuk menjadi pencinta kopi sejati, menurut saya &#8220;wajib&#8221; hukumnya belajar tentang kopi itu sendiri. Menurut istilah saya kalau mau menjadi master harus berguru dulu ke guru yang tepat. Tapi ambil S1 aja dulu deh sebelum ambil Master hehehe&#8230; OK, kali ini saya akan sharing pengalaman &#8220;spiritual&#8221; saya yaitu kegiatan Coffee Cupping di salah satu tempat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk menjadi pencinta kopi sejati, menurut saya &#8220;wajib&#8221; hukumnya belajar tentang kopi itu sendiri. Menurut istilah saya kalau mau menjadi master harus berguru dulu ke guru yang tepat. Tapi ambil S1 aja dulu deh sebelum ambil Master hehehe&#8230; OK, kali ini saya akan sharing pengalaman &#8220;spiritual&#8221; saya yaitu kegiatan Coffee Cupping di salah satu tempat coffee shop di daerah kemang, <a href="http://www.caswells.com" title="Fine Coffee" target="_blank">Caswell&#8217;s</a> .</p>
<p><strong>Apa itu Coffee Cupping?</strong></p>
<p>Coffee Cupping adalah suatu kegiatan mencoba cita rasa suatu produk kopi untuk mengetahui kualitas kopi tersebut dengan cara memberikan penilaian. Kegiatan penilaian ini dilakukan dangan cara Mencium (Sniffing), Menyeruput (Slurping), dan Meneguk (Swallowing) kopi tersebut. Jadi sebelum anda melakukan kegiatan ini pastikan anda tidak Flu, Sariawan atau Radang tenggorokan, OK&#8230;.</p>
<p>Kegiatan Coffe Cupping ini biasanya dilakukan oleh para coffee expert dan juga pencinta kopi di seluruh dunia. Bagaimana di Indonesia? saya sendiri belum survey mengenai hal ini. Namun saya yakin hal ini juga telah dilakukan di Indonesia.</p>
<p><span id="more-112"></span><strong>Persiapan</strong></p>
<p>Sebelum melakukan coffee cupping yang perlu disiapkan adalah Air panas, gelas, sendok dan beberapa produk kopi berupa serbuk kopi yang siap untuk diseduh. Selain itu siapkan juga Cupping Form dan Tester Flavor Wheel dan pulpen untuk melakukan penilaian. Cupping form ini dapat di download di Internet dengan meng-Google kata kunci &#8221; Cupping Form+filetype:pdf &#8220;, atau dapat diambil di <a href="http://edwin.maolana.web.id/wp-content/uploads/2008/07/coe_cupping_form.pdf" title="SCAA Cupping Form">SCAA Cupping Form</a> Form bisa saja berbeda-beda namun prinsipnya adalah sama dan standard untuk cupping ini.</p>
<p>Coffee cupping  dibagi menjadi beberapa sesi. Sesi ini di mulai dari Fragrance, Aroma, Acidity, Flavor, Body sampai dengan Aftertaste (penjelasan ada di form). OK mari kita mulai step-by-step dengan mencoba 2 jenis produk kopi.</p>
<p><strong>The Way to Taste</strong></p>
<p><img src="http://edwin.maolana.web.id/wp-content/uploads/2008/07/cupping-preparation.png" alt="Cupping-Preparation" width="450" height="338" /></p>
<p>1. Siapkan gelas untuk tempat kopi yang akan dicoba. Lalu gelas untuk tempat membuang ampas kopi. Berikutnya gelas yang berisi air putih untuk menetralkan atau mencuci mulut saat berpindah untuk mencoba kopi berikutnya. Jangan lupa menyiapkan sendok juga. Lihat gambar&#8230; (Duh, sendoknya mana yach kok gak ada di gambar&#8230;)</p>
<p>2. Masukan masing-masing serbuk kopi ke dalam 2 gelas (medium size, i.e. Kopi A &amp; Kopi B) yang telah disiapkan yaitu sebanyak 7-10mg serbuk kopi atau kira-kira sebanyak 1,5 senduk makan. Ingat cupping ini dilakukan hanya untuk mencoba bukan untuk diminum semua. Bayangkan jika anda mencoba lebih dari 2 jenis produk kopi dan diminum semua, saya pastikan anda akan &#8220;mabok&#8221; kopi, hehehe&#8230;</p>
<p>3. Siapkan Cupping form dan Flavor Wheel (gambar diambil dari <a href="http://www.sweetmarias.com">http://www.sweetmarias.com</a> ).</p>
<p><img src="http://edwin.maolana.web.id/wp-content/uploads/2008/07/tastewheel1-2.jpg" style="width: 378px; height: 368px" alt="tastewheel1" width="450" height="450" />  <img src="http://edwin.maolana.web.id/wp-content/uploads/2008/07/coffee-20flavor-20wheel-1.jpg" style="width: 378px; height: 390px" alt="coffee 20flavor 20wheel" width="450" height="494" /></p>
<p><strong>LANGKAH-LANGKAH CUPPING dan PENILAIANNYA:</strong></p>
<p><strong>A. Sebelum Kopi Di Seduh</strong></p>
<p>1. <strong>Cupping Sample Name</strong></p>
<p>Pada tahap ini catat masing-masing jenis kopi yang anda akan test. Misal Kopi Aceh dan Kopi Toraja. Namun supaya &#8220;seru&#8221; lebih baik jangan dimasukan dulu nama di sample name agar penilaian tidak subjective terhadap suatu kopi yang pernah ada coba.</p>
<p><strong>2. Agtron Number</strong></p>
<p>Adalah penilaian warna dari biji kopi setelah di sangrai (roasted) dan digilling (grinded). Penilaian warna dimulai dari angka 24 -</p>
<p><strong>3. Fragrance</strong></p>
<p>Fragrance adalah keharuman dari suatu kopi sebelum di seduh. Anda dapat melakukannya dengan mengambil sampel bubuk kopi lalu dicium keharumannya. Penilaian yaitu 1 &#8211; 10. Dimulai dengan angka 1 yaitu dengan keharuman yang biasa-biasa saja, sampai 10 dengan keharuman yang luar biasa. Masukan pada kolom penilaian.</p>
<p><strong>B. Sesudah Kopi di Seduh</strong></p>
<p><strong>4. Aroma</strong></p>
<p>Aroma adalah sensasi keharuman sesaat setelah kopi diseduh. Penilaian yaitu 1 &#8211; 10. Dimulai dengan angka 1 yaitu dengan aroma yang biasa-biasa saja, sampai 10 dengan aroma yang luar biasa. Masukan pada kolom penilaian.</p>
<p>Caranya, Seduh kopi dengan kira-kira 80-90 derajat celcius, kira-kira sebanyak 150ml ke masing-masing gelas dengan air panas. Lalu aduk hingga rata. Diamkan beberapa saat.</p>
<p>Siapkan indera penciuman anda lalu dekatkan hidung dengan gelas lalu cium aromanya. Lihat <strong>Flavor Wheel</strong> di bagian Aromas&#8230;. catat pada form, aroma apa yang menurut anda pas di penciuman Anda. Catatan: hasil penciuman masing-masing orang berbeda namun bisa mendekati.</p>
<p><strong>4. Acidity</strong></p>
<p><img src="http://edwin.maolana.web.id/wp-content/uploads/2008/07/tongue.gif" alt="tongue" width="90" height="135" /></p>
<p>Saatnya menyeruput kopi&#8230; Acidity adalah tingkat keasaman kopi saat kita menyeruput air kopi ke dalam mulut kita yang dirasakan oleh indera pengecapan kita yaitu lidah. Saat air kopi berada di lidah kita maka kita akan merasakan berbagai sensasi di lidah kita mulai dari rasa Manis, Asin, Hambar dan Pahit. Tingkat keasaman ini dinilai dari intensitas keasaman itu sendiri saat berada di lidah kita.</p>
<p>Penilaian intensitas rasa keasaman ini yaitu 1 &#8211; Rasa keasaman yang datar atau sour, 3 &#8211; Rasa keasaman yang lembut, 5 &#8211; Rasa keasaman yang sedikit tajam, 7 &#8211; Rasa keasaman yang tajam dan 10 &#8211; Rasa keasaman yang menyebar.</p>
<p>Caranya, Ambil ampas di atas permukaan kopi lalu buang di gelas tempat membuang ampas. Pastikan ampas bersih, ambil satu sendok (kira-kira saja). Seruput kopi tersebut dengan cepat ke dalam mulut anda, sruuuup&#8230;. hati-hati jangan sampai tersedak. Catat penilaian pada form.</p>
<p><strong>5. Flavor</strong></p>
<p>Flavor merujuk pada kombinsi rasa aroma dan rasa, di belakang lidah anda saat air kopi mengalir saat menyeruput. Flavor ini bisa seperti buah-buahan (Fruity) atau juga Spicy, &#8230;.. Catat yang menurut lidah anda rasakan.</p>
<p>Penilaian yaitu 1 &#8211; 10. Dimulai dengan angka 1 yaitu dengan flavor yang biasa-biasa saja, sampai 10 dengan flavor yang luar biasa. Masukan pada kolom penilaian.</p>
<p><strong>6. Body</strong></p>
<p>Body adalah rasa &#8220;ketebalan&#8221; dari kopi tersebut saat berada di mulut kita. Body kopi ini berasal dari fats, oil dan sediments yang dihasilkan kopi.</p>
<p>Penilaian body yaitu 1 &#8211; very thin, 4 &#8211; light, 6 &#8211; Full atau 10 &#8211; very heavy.</p>
<p><strong>7. Aftertaste</strong></p>
<p>Aftertaste adalah sensasi dan rasa kopi saat memasuki kerongkongan Anda saat ditelan. Penilaian yaitu 1 &#8211; 10. Dimulai dengan angka 1 yaitu dengan rasa yang biasa-biasa saja, sampai 10 dengan rasa yang luar biasa. Masukan pada kolom penilaian.</p>
<p><strong>8. Copper&#8217;s Points / Balance</strong></p>
<p>Adalah kombinasi penilaian dari 5 kategori menjadi satu penilain total. Penilaian dimulai dari -5 (Poor) sampai dengan +5 (Outstanding)</p>
<p>OK sekarang saatnya menilai total seluruh penilaian. Masukan ke dalam Total Points anda di masing-masing kolom.</p>
<p>Nah, selesai sudah kegiatan cupping kita. Sekarang tingggal anda praktekan. Pada tahap awal mungkin agar susah untuk menilai, namun saya yakin setelah beberapa kali latihan maka anda pasti akan dapat menilai rasa kopi. Jadi&#8230; apa benar kopi itu identik dengan Pahit? saya rasa kali ini tidak.</p>
<p>Hati-hati dengan efek cupping ini, karena anda akan sering mengendus-endus kopi setiap saat anda minum kopi&#8230; Happy Cupping!!! to all coffee lover.</p>
<p>Mohon diberikan masukan dan comment jika ada dari tulisan saya yang mungkins salah atau kurang. Thanks.</p>
<p>Warm Regards,</p>
<p>Edwin Maolana</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edwin.maolana.web.id/coffee-cupping/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Passion of Coffee &#8211; Aceh Coffee</title>
		<link>http://edwin.maolana.web.id/the-passion-of-coffee-aceh-coffee/</link>
		<comments>http://edwin.maolana.web.id/the-passion-of-coffee-aceh-coffee/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 13:27:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maolana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobby]]></category>
		<category><![CDATA[Interestes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edwin.maolana.web.id/?p=106</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak pernah menyangka pada akhirnya saya menggemari minuman yang satu ini. Saya bukan perokok apalagi pengganja namun minuman yang satu ini telah merasuki kehidupan saya tiga bulan belakangan ini. Sejarah Minum Kopi. Back to 2000, ketika pertama sekali saya menginjakan kaki di bumi Serambi Mekkah, Banda Aceh. Ketika itu saya berliburan dengan Istri (masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://edwin.maolana.web.id/wp-content/uploads/2008/06/the-passion-of-coffee-1.png" alt="The-Passion-of-Coffee" width="225" height="173" /></p>
<p>Saya tidak pernah menyangka pada akhirnya saya menggemari minuman yang satu ini. Saya bukan perokok apalagi pengganja namun minuman yang satu ini telah merasuki kehidupan saya tiga bulan belakangan ini.</p>
<p><strong>Sejarah Minum Kopi</strong>.</p>
<p>Back to 2000, ketika pertama sekali saya menginjakan kaki di bumi Serambi Mekkah, Banda Aceh. Ketika itu saya berliburan dengan Istri (masih calon istri sih waktu itu). Kebetulan saya menginap di kos-kosan adik istri saya si Oddy. Oddy inilah yang pertama sekali mengenalkan saya dengan Kopi Aceh. Setiap pagi sebelum jalan-jalan pasti kami mampir di sebuah Kedai Kopi sederhana di pinggir jalan (saya lupa nama tempatnya). Diceritakan juga oleh saudaraku ini, bahwa orang Aceh mempunyai kultur menyeruput kopi di kedai kopi. Disanalah tempat mereka berdiskusi mulai dari masalah politik sampai dengan kehidupan. Namun ketika itu saya belum menikmati &#8220;roh&#8221; dari kopi itu karena memang masih coba-coba dan belum serius.</p>
<p><span id="more-106"></span> Back again to 2008, Ya.. berawal saat saya mencoba kopi Ulee Kareng, yang pada waktu itu saya beli di toko Souvenir di Lhoksumawe tempat asal istri saya di lahirkan. Saya terpengaruh dengan berita yang diceritakan orang-orang di sekitar keluarga istri saya mengenai kopi Ulee Kareng yang sebenarnya sering juga disebut Kopi Aceh. Rasa penasaran saya inilah yang menyeret saya untuk mencari beritanya di Internet.</p>
<p>Tidak sulit menggoogle berita ini dengan keyword &#8220;Ulee Kareng&#8221;, terdapat banyak berita disana mengenai terkenalnya minuman yang satu ini. Ulee Kareng adalah salah satu tempat di daerah Banda Aceh yang terkenal dengan rasa kopinya yang gurih dan mantap, salah satu yang terkenal adalah kedai kopi Jasa Ayah. Cara membuat kopi ini yang unik. Kopi disaring dengan alat penyaring dari kain yang di saring atau ditarik berkali-kali sampai didapatkan sari kopi yang pekat dengan citra rasa yang mantap..</p>
<p><strong>Usaha Kopi</strong>.</p>
<p>Pada akhirnya, saya mencoba membuat sendiri kopi Ulee Kareng ini di rumah dengan membeli produk dari salah satu produsen kopi bubuk Ulee Kareng Bapak Asnawi. Wow, ternyata &#8220;hampir&#8221; sama dengan buatan disana, karena memang masih amatir membuatnya hihihi..</p>
<p>Naluri usaha saya berkata, bagaimana seandainya kopi tersebut dibuat pakai mesin Espresso dan dijual dengan gaya lifestyle ala Starbucks ya..? eit nanti dulu masih jauh kayaknya, kita coba yang sederhana dulu, Berasal dari manakah asal kopi Ulee Kareng ini? Apakah kopi ini telah di nikmati penggemar kopi selain di Aceh? Mampukah produk kopi Aceh bersaing dengan kopi Toraja, Jawa and others you named it? Apakah pasar menerima kopi Aceh? Apakah membuatnya perlu disaring? siapakah penyaringnya? dll&#8230;dll&#8230;</p>
<p>Nah&#8230; gara-gara pertanyaan yang banyak ini lah saya mencoba untuk mencoba memasarkan dahulu kopi Ulee Kareng yang pasarannya di daerah JaDeBoTaBek. Saya telah berdiskusi dengan Pak Asnawi untuk mencoba memasarkan kopi Ulee Kareng ini di Pulau Jawa bersaing dengan kopi lainnya, karena telah banyak penggemar kopi Aceh khususnya Ulee Kareng ini yang &#8220;ke sem sem&#8221; dan kangen dengan kopi Ulee Kareng, saat mereka bertugas ke Banda Aceh..</p>
<p><strong>Produk Kopi Ulee Kareng</strong>.</p>
<p>Saat ini ada 10 Kg produk kopi bubuk Ulee Kareng di tempat saya yang siap dipasarkan. Bagi yang berminat dapat menghubungi saya via blog atau phone 081932341193 atau masuk ke <a href="http://www.uleekareng.com">http://www.uleekareng.com</a> untuk memesan online. Jika ada yang mau bekerjasama membangun Kedai Kopi Aceh, kami siap menyediakan bahannya. Yang berminat untuk membeli Fresh Beans dan Roasted (Arabica maupun Robusta) dapat juga memesan minimal 10Kg untuk sekali pemesanan. Kopi Aceh Ulee Kareng berasal dari dataran tinggi Aceh Selatan dan Gayo. Ongkos kirim akan disesuaikan dengan kurir domestik..</p>
<p>That&#8217;s it.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edwin.maolana.web.id/the-passion-of-coffee-aceh-coffee/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat Sketsa Gambar</title>
		<link>http://edwin.maolana.web.id/membuat-sketsa-gambar/</link>
		<comments>http://edwin.maolana.web.id/membuat-sketsa-gambar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 08:26:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maolana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Digital Art]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edwin.maolana.web.id/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin pada suatu ketika (ceilah..) anda pernah jalan-jalan ke mall, di salah satu pojok mall terlihat orang sedang asyik membuat sketsa gambar atau foto seseorang . Hmm&#8230; boleh juga nih orang pikir saya, hebat euy realistis banget gambarnya. Saya tanya-tanya ke orangnya berapa lama sih.. membuat sketsa seperti ini? Jawabnya, bisa sehari dua hari bergantung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin pada suatu ketika (ceilah..) anda pernah jalan-jalan ke mall, di salah satu pojok mall terlihat orang sedang asyik membuat sketsa gambar atau foto seseorang .</p>
<p>Hmm&#8230; boleh juga nih orang pikir saya, hebat euy realistis banget gambarnya. Saya tanya-tanya ke orangnya berapa lama sih.. membuat sketsa seperti ini? Jawabnya, bisa sehari dua hari bergantung juga dari ukuran gambar. Kalo harga? perkiraan kira-kira 500rb-1,5jt an bergantung juga dari ukuran sketsa.</p>
<p>Wah&#8230; kantong lagi cekak nih hahaha&#8230; ya sudahlah kapan-kapan aja. Tapi saya jadi penasaran pengen buat sendiri, tentu saja dengan digital art, menurut pikiran saya bisa tuh pake Photoshop di Windows atau Gimp di Windows/Linux. Nah kalo di Linux pake Gimp lebih asyik. Kalo di Windows&#8230; hmm Photohop lebih asyik. Ya sutralah tinggal pilih mau pake Photoshop dan Gimp. Tapi lihat dulu hasilnya dibawah&#8230;.</p>
<p>Sumber bacaan untuk latihan dapat di baca di:</p>
<p>1. Photoshop &#8211; <a href="http://www.heathrowe.com/tuts/sketch.asp" title="Sketch Using Photoshop">http://www.heathrowe.com/tuts/sketch.asp</a></p>
<p>2. Gimp &#8211; <a href="http://www.gimp.org/tutorials/Photo_To_Sketch/" title="Sketch Using Gimp">http://www.gimp.org/tutorials/Photo_To_Sketch/ </a></p>
<p>Hasil latihan:</p>
<p>1. Menggunakan Photoshop</p>
<p><a href="http://www.flickr.com/photos/edwinlab/2235403195/" class="tt-flickr"><img src="http://farm3.static.flickr.com/2147/2235403195_0dd0ef9350_t.jpg" alt="Edwin Sketch" border="0" height="100" width="71" /></a></p>
<p>2. Menggunakan Gimp</p>
<p><img src="http://edwin.maolana.web.id/wp-content/uploads/2008/02/edwin-sketsa-gimp.thumbnail.jpg" alt="Sketsa Edwin" /></p>
<p>Kadang-kadang teknik yang digunakan di Photoshop dapat digunakan di Gimp. Malah saya bilang bukan kadang-kadang hampir semuanya dapat dilakukan di Gimp.  Nah tinggal pilih pake Photoshop atau Gimp&#8230; saya prefer Gimp.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edwin.maolana.web.id/membuat-sketsa-gambar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkebun Untuk Melepas Strees</title>
		<link>http://edwin.maolana.web.id/berkebun-untuk-melepas-strees/</link>
		<comments>http://edwin.maolana.web.id/berkebun-untuk-melepas-strees/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 15:06:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maolana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edwin.maolana.web.id/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Apa hubungan berkebun dengan hilangnya stress? saya juga sedang menyelidikinya dan masih bertanya di blog ini. Belum sempat saya cari di google untuk survey.  Pada saat berkebun stress dan beban pikiran itu terasa hilang saat kita sedang konsentrasi mengutak-atik tanaman. Warna hijau dari daun dan bunga-bunga yang berwarna-warni meregangkan otot-otot mata kita. Waktu yang tepat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa hubungan berkebun dengan hilangnya stress? saya juga sedang menyelidikinya dan masih bertanya di blog ini. Belum sempat saya cari di google untuk survey.  Pada saat berkebun stress dan beban pikiran itu terasa hilang saat kita sedang konsentrasi mengutak-atik tanaman. Warna hijau dari daun dan bunga-bunga yang berwarna-warni meregangkan otot-otot mata kita.</p>
<p>Waktu yang tepat melakukan kegiatan ini menurut saya adalah pada saat pagi hari setelah subuh. Udara yang segar dan sejuk serta bersinarnya cahaya matahari menit demi menit yang terbit dari ufuk timur memberikan energi yang luar biasa ketika melakukan kegiatan ini.</p>
<p>Berkebun yang saya lakukan disini yaitu kegiatan &#8220;meracik&#8221; media tanam untuk tanaman yang terdiri dari pakis, sekam dan pupuk; memotong dahan, membentuk adenium ala bonsai, sampai dengan kegiatan menyiram tanaman. Apalagi kegiatan ini dilakukan setelah meyeruput segelas kopi panas, anda bayangkan sendiri.</p>
<p>Mungkin Anda pernah merasakan hal yang sama seperti saya&#8230; jika ya.. berarti berkebun merupakan salah satu alternatif melepas stress&#8230; dan yang pasti adalah juga merupakan kegiatan olahraga ringan di pagi hari.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edwin.maolana.web.id/berkebun-untuk-melepas-strees/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keranjingan Fotografi</title>
		<link>http://edwin.maolana.web.id/keranjingan-fotografi/</link>
		<comments>http://edwin.maolana.web.id/keranjingan-fotografi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 10:17:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maolana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://edwin.maolana.web.id/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini saya sedang keranjingan dengan foto-foto atau yang lebih dikenal dengan fotografi. Sebenarnya hobi saya ini sudah dimulai sejak saya kecil. Kebetulan Ayah saya juga senang dengan fotografi. Saya ingat betul dengan merek Canon yang Ayah saya miliki pada waktu itu (yang menurut saya sudah canggih) namun saya lupa dengan tipe Canonnya, so pasti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ac/Large_format_camera_lens.jpg/180px-Large_format_camera_lens.jpg" /></p>
<p>Akhir-akhir ini saya sedang <em>keranjingan </em>dengan foto-foto atau yang lebih dikenal dengan fotografi. Sebenarnya hobi saya ini sudah dimulai sejak saya kecil. Kebetulan Ayah saya juga senang dengan fotografi. Saya ingat betul dengan merek <em><a href="http://www.canon.com" title="Canon Website" target="_blank">Canon </a></em>yang Ayah saya miliki pada waktu itu (yang menurut saya sudah canggih) namun saya lupa dengan tipe Canonnya, so pasti jenisnya bukan <em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dslr" title="What is DSLR ?" target="_blank">DSLR</a></em> la ya hehehe&#8230;</p>
<p>Beberapa bulan yang lalu saya membeli digital camera dengan merek yang sama, tujuannya yaitu mengembakan hoby fotografi yang selama ini terpendam. Tadinya ingin sekali membeli Digital SLR namun karena budget terbatas maka diputuskan membeli Digital Pocket lagipula istri saya juga bisa pakai karena bentuknya yang <em>compact </em>dan ringan. Tipe yang saya beli adalah Canon Digital Ixus 900Ti (SD900). Menurut saya hasilnya lumayan sudah OK buat saya yang masih amatiran hihihi&#8230; nanti deh saya belajar biar menyaingi fotogrfer pro seperti Darwis Triadi, mimpi kali ye&#8230;.</p>
<p>Untuk menyimpan hasil-hasil foto saya biasanya saya simpan di Friendster, Flickr, Picasa atau Photobucket. Tapi belakangan ini saya lebih suka menggunakan Flickr dari Yahoo karena menurut saya lebih simple. Bagi yang mau melihat hasil jepretan saya bisa dilihat di <a href="http://www.flickr.com/photos/edwinlab/" title="Hasil jepretan di flickr" target="_blank">Flickr http://www.flickr.com/photos/edwinlab</a> . Bagi teman-teman yang sharing link foto boleh juga nih mau lihat foto-fotonya.<a href="http://www.flickr.com/photos/edwinlab/" title="Hasil jepretan di flickr" target="_blank"><br />
</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://edwin.maolana.web.id/keranjingan-fotografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
